Artha

Kapan Nyusul?

Posted on: December 29, 2011

pada sebuah pesta pernikahan seorang sodara,dodi ditanyain pamannya yang udah agak tua:

paman : “Dod, kapan nyusul?”
dodi :”nantilah paman “(sambil senyum2 pura2 malu)->padahal senyumnya memalukan.
paman : “udah lulus kuliah kan ?”
dodi :”udah paman”.
paman : “lha tunggu apa lagi? gak laku ya? hahahah”.
dodi (dalam hati:’kalo gak pamanku tak sawat sendal kamu’) : “hehehehe”.
paman : “dod, dod di tanya kok pringas pringis aja”
dodi (dalama hati :’gua kencingin juga nie orang lama2 resek bgt’);

kemudian pamannya berlalu pergi dengan senyum menghina yang sangat menyakitkan dodi, dan dodipun berjanji dalam hatinya dengan penuh semangat

dan sampai titik darah penghabisan (emangnya pejuang) ingin membalas perlakuan pamannya.

kemudian setelah itu mereka berdua bertemu lagi di acara pemakaman salah seorang nenek dodi. setelah melihat pamannya dodi menemukan ide yang

sangat brilian (mungkin ini satu2nya ide briliant dodi selama hidupnya) untuk membalas pamannya. dengan senyum yang mengembang dia mendatangi

pamannya.

dodi : “hai , paman”.
paman : “hai dod, ada apa?”.
dodi : (dengan gaya bicara yang sok berwibawa dan dengan dada membusung ) “paman kapan nyusul?”

tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttttttttttttttttt

adegan berikutnya terpaksa saya sensor karena mengandung konten2 kekerasan yang tidak layak di tampilkan, dan bisa kena uu antipornografi

(loh? apa hubungannya?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: